SD Muhammadiyah Branjang Karangmojo

Branjang, Ngawis, Karangmojo

Setiap Anak Punya Prestasi

Tingkatkan Kualitas Literasi! SD Muhammadiyah Branjang Resmikan Perpustakaan Ramah Anak Nasional (PRAN)

Kamis, ~ Oleh Administrator ~ Dilihat 63 Kali

Karangmojo,  24 April 2026 - Dalam upaya meningkatkan minat baca dan mendongkrak kualitas literasi murid sejak usia dini, SD Muhammadiyah Branjang secara resmi meluncurkan Perpustakaan Ramah Anak Nasional (PRAN). Acara yang berlangsung khidmat dan meriah ini mendapat apresiasi serta dukungan penuh dari berbagai elemen masyarakat.

Kegiatan ini dihadiri oleh jajaran tokoh penting dan mitra pendidikan sekolah, diantaranya : Joko Suryanto, S.Pd. M.Pd. selaku Koordinator Wilayah Bidang Pendidikan, Nuryanti, S.Pd. M.Pd. selaku Pengawas Sekolah, Drs. Tiya, MM. perwakilan dari PCM Karangmojo, Bapak Sulistyo sebagai Kepala Dukuh Branjang, dan perwakilan POT dari kelas 1 sampai kelas 5. Kehadiran para tokoh ini menegaskan adanya komitmen bersama dalam mengawal masa depan literasi anak-anak di lingkungan sekolah.

Dalam sambutannya, Kepala SD Muhammadiyah Branjang, Bapak Tarwiji, S.Pd.SD. mengungkapkan bahwa konsep ramah anak diusung untuk mengubah wajah perpustakaan menjadi tempat yang menyenangkan.

"Perpustakaan Ramah Anak ini hadir untuk memberikan pelayanan terbaik yang membuat murid senang. Dengan suasana yang nyaman, kami optimis kualitas membaca murid akan meningkat secara signifikan," ujarnya.

Pesan kuat juga disampaikan oleh Korwil Bidang Pendidikan, Bapak Joko Suryanto, S.Pd. M.Pd. Beliau menjelaskan bahwa peran perpustakaan menjadi garda terdepan dalam memberantas buta huruf.

"Program Perpustakaan Ramah Anak ini adalah sebagai jembatan. Kita ingin menumpas buta huruf bukan dengan paksaan, melainkan dengan menumbuhkan rasa cinta pada buku melalui lingkungan yang menyenangkan." ungkapnya

Adapun pesan dari Pengawas Sekolah, Ibu Nuryanti, S.Pd. M.Pd. Beliau menyampaikan bahwa peran guru dan masyarakat harus saling mendukung dalam upaya menumbuhkan dan mengembangkan minat baca murid sehingga tidak bisa berjalan sendiri-sendiri.

"Kunci utama dari peningkatan kualitas literasi sebenarnya terletak pada aktivasi dan konsistensi. Di sinilah peran guru sebagai penggerak di dalam sekolah dan elemen masyarakat sebagai penyokong di luar sekolah menjadi sangat krusial." ujarnya

Sinergi ini diperkuat oleh pernyataan dari Bapak Drs. Tiya, MM perwakilan PCM Karangmojo dan Bapak Sulistyo selaku Kepala Dukuh Branjang yang menegaskan bahwa mereka akan senantiasa mendukung program-program sekolah yang berfokus pada penciptaan ruang aman, nyaman, dan memicu semangat membaca anak sejak usia dini.

Acara puncak peresmian Perpustakaan Ramah Anak Nasional (PRAN) ditandai secara simbolis melalui penandatanganan berita acara dan pemotongan pita. Setelah prosesi tersebut, Ibu Tri Wahyuni, S.Pd. sebagai kepala perpustakaan mengajak perwakilan POT kelas 1-5 bersama dengan Korwil Bidang Pendidikan, Pengawas Sekolah, perwakilan PCM Karangmojo, dan Kepala Dukuh Branjang untuk menyaksikan langsung sarana yang ada di dalam perpustakaan.

Beliau menjelaskan daya tarik utama dari Perpustkaan Ramah Anak Nasional (PRAN) SD Muhammadiyah Branjang adalah penyediaan buku yang dikelompokkan berdasarkan kemampuan membaca anak (leveling), sehingga anak tidak merasa terbebani saat membaca. Fasilitas buku tersebut terbagi menjadi tiga kategori:

  • Buku Level A: Khusus untuk anak yang baru belajar membaca kata sederhana (terdiri dari 1-3 kata) dengan pola kalimat yang berulang.

  • Buku Level B: Ditujukan bagi anak yang sudah bisa membaca rentang 3-5 kata dengan pola kalimat berulang.

  • Buku Level C: Disediakan bagi anak yang sudah mahir membaca teks dalam bentuk paragraf pendek.

"Harapan saya, perpustakaan sekolah yang diberi nama Perpustakaan Tunas Ilmu SD Muhammadiyah Branjang ini tidak lagi dianggap sebagai gedung pelengkap, melainkan menjadi jantung pembelajaran sekolah. Dengan dukungan semua pihak, kami optimis budaya baca bukan lagi menjadi kewajiban, melainkan kebutuhan dan gaya hidup anak-anak kita sejak dini." ujarnya

Rasa senang juga menyelimuti dari masyarakat setempat. Bapak Sumpeno, salah satu perwakilan POT mengungkapkan kegembiraan dengan adanya Perpustkaan Tunas Ilmu SD Muhammadiyah Branjang ini. 

"Mewakili seluruh orang tua murid, saya ingin menyampaikan rasa senang dan syukur. Kami menyadari bahwa kemampuan membaca tidak bisa tumbuh begitu saja. Semoga adanya program perpustakaan ramah anak ini dapat mendorong dan meningkatkan kualitas literasi anak-anak." ungkapnya

Raut kebahagiaan dan antusiasme terpancar jelas dari wajah murid yang sudah tidak sabar untuk mengeksplorasi ruang baca baru mereka. Dukungan dari seluruh elemen masyarakat dan orang tua ini diharapkan mampu menjadikan Perpustakaan Tunas Ilmu SD Muhammadiyah Branjang sebagai laboratorium literasi yang melahirkan generasi cerdas dan berwawasan luas.

Berita

KOMENTARI TULISAN INI

  1. TULISAN TERKAIT